Mirth’s Blog
Welcome at

Apakah ada hubungan antara ubanan dan stress? Ternyata iyaa… meskipun ubanan itu ada faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan, yaitu faktor turunan (genetis), dan faktor kesalahan dalam merawat rambut, tapi stress punya andil juga dalam menyebabkan timbulnya uban.
Mekanisme timbulnya itu adalah sebagai berikut: perubahan warna pada rambut itu disebabkan oleh rusaknya DNA. Penyebab rusaknya DNA itu adalah adrenalin. Adrenalin ini adalah hormon yang memicu reaksi terhadap tekanan dan kecepatan gerak tubuh. Selain memicu timbulnya uban, kerusakan DNA ini dapat pula menyebabkan meningkatnya resiko terjangkit beberapa macam penyakit.
Efek dari stress ini dapat bermacam-macam, mulai dari timbulnya uban, penyakit, dan juga tumor dan kanker. Ini terbukti dari berbagai penelitian mengenai stress, yang biasanya berakibat pada munculnya suatu hormon akibat stress tersebut. Diharapkan, di masa depan akan muncul obat-obatan untuk mengatasi berbagai efek dari stress ini. Apalagi stress yang kronis dapat mengakibatkan penurunan kadar protein p53. Sementara itu jenis protein ini dibutuhkan untuk mencegah munculnya kanker.

Jurnal yang berhasil terakreditasi pada tahun 2011, periode II dapat dilihat di sini: http://dikti.go.id/files/dp2m/hkip/lampiran%20SK%20Akreditasi%20Tahap%20II.pdf

Setelah Agustus 2012, syarat lulus untuk S1: makalah terbit di jurnal ilmiah, untuk S2 makalah terbit di jurnal nasional diutamakan terakreditasi DIKTI, dan S3 terbit di jurnal internasional. Baca di link: http://www.dikti.go.id/attachments/article/2670/Surat%20Publikasi%20Karya%20Ilmiah.pdf

Jurnal yang terakreditasi dapat dilihat di: http://www.dikti.go.id/files/dp2m/hkip/lampiran%20SK%20Jurnal%2020111.pdf

Daftar jurnal terakreditasi tahun 2008-2010, bisa di klik pada link berikut ini: http://www.dikti.go.id/files/dp2m/hkip/daftar_jurnal_terakreditasi_2008-2010.pdf

Daftar jurnal terakreditasi tahun 2008-2010, bisa di klik pada link berikut ini: http://www.dikti.go.id/files/dp2m/hkip/daftar_jurnal_terakreditasi_2008-2010.pdf

Untuk menghindari plagiarisme, jurnal wajib mengunggah artikel yang dimuat di sana. Aturannya dapat dibaca di sini:  http://www.dikti.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=2626:kebijakan-unggah-karya-ilmiah-dan-jurnal&catid=68:berita-pengumuman&Itemid=160

Pedoman Akreditasi Jurnal 2011

Makan suplemen kalsium dapat mengurangi risiko osteoporosis, tetapi suplemen kalsium ini tidak mudah diserap dalam saluran pencernaan. Nanoteknologi diharapkan dapat memecahkan masalah ini. Dalam suatu studi oleh Sherry Huang et al . diuji apakah bioavailabilitas kalsium karbonat dan kalsium sitrat dapat ditingkatkan dengan mengurangi ukuran partikel. Morfologi dari kalsium karbonat dan kalsium sitrat nano nano ditandai dengan sinar laser hamburan dinamis (DLS), bidang-emisi pemindaian mikroskop elektron (FE-SEM) dan mikroskop elektron transmisi (TEM). Pengukuran yang diperoleh dari DLS, FE-SEM dan TEM adalah sebanding. Uji toksisitas akut dan sub-kronis dilakukan untuk membangun keamanan produk ini setelah pemberian oral. Tidak ditemukan efek samping dari kalsium karbonat nano nano dan kalsium sitrat masing-masing pada 1,3 dan 2,3 g kg-1 berat badan. Hasil penelitian dalam studi in vivo menunjukkan bahwa pemberian kalsium karbonat kalsium nano nano dan sitrat dapat meningkatkan dan mempertahankan konsentrasi kalsium serum kepadatan mineral tulang tubuh secara keseluruhan pada tikus diovariektomi. Data ini menunjukkan bahwa nano kalsium karbonat dan nano kalsium sitrat lebih bioavailable dari mikro kalsium karbonat dan mikro kalsium sitrat.

 Peneliti: Sherry Huang et al 2009 

Nanotechnology Volume 20 Number 37

Gangguan tidur cukup membuat resah banyak orang. Apalagi kalau pekerjaan atau tugas-tugas sampai terganggu pada waktu siang hari. Beberapa penyebab gangguan tidur adalah: persoalan/kesedihan yang sedang mengganggu, adanya kegembiraan yang berlebihan, menghadapi sesuatu yang sangat menegangkan dalam beberapa hari ke depan, ada tugas-tugas yang belum diselesaikan, dll.

Persoalan atau masalah tentu dapat menyebabkan gangguan tidur, begitu pula adanya kegembiraan yang berlebihan. Barangkali banyak orang yang tak sadar bahwa kegembiraan yang berlebihan pun dapat menyebabkan kesulitan tidur. Apapun penyebabnya, gangguan tidur tak boleh dibiarkan terus menerus mengganggu.

Mengapa?

Kekurangan tidur dapat menyebabkan beberapa hal. Kebutuhan manusia untuk tidur sesungguhnya adalah lebih besar dari pada kebutuhan pada makanan dan minuman. Jelasnya, tubuh manusia tak dapat berfungsi dengan baik tanpa tidur yang cukup dan baik kualitasnya. Tanpa itu, manusia akan mengalami kebingungan, delirium, disorientasi, dan rasa putus asa. Meskipun demikian, mengenai akibat dari kekurangan tidur ini masih sulit untuk benar-benar diselidiki dengan baik. Symptom yang utama karena kekurangan tidur biasanya adalah rasa capai yang amat sangat dan terkadang juga mudah tersinggung. Kemudian sulit untuk berkonsentrasi sehingga kesulitan dalam menyerap pembelajaran, dan untuk mengingat informasi. Jika berkelanjutan dapat menyebabkan depresi dan rasa cemas.

 

Bagaimana cara mengatasi ketidakbisaan untuk tidur?

Obat tidur adalah salah satu yang menjadi jujugan dalam mengatasi gangguan tidur. Tetapi…, apakah ini merupakan solusi terbaik? Pada kenyataannya, jika seseorang telah tergantung pada obat tidur untuk mengatasi masalah gangguan tidur, pada umumnya terjadi “problems with withdrawal”, atau sulit untuk menghentikannya kalau sudah dikonsumsi dalam waktu yang lama.

Obat tidur diberikan sebagai resep karena beberapa alasan. Misalnya pada waktu sakit lalu mengalami rasa sakit yang amat sangat sehingga tidak dapat tidur, maka biasanya dokter memberikan resep obat tidur. Dosis maupun lama diberikannya tergantung pada individunya, dan pada situasi yang dialaminya.

Salah satu cara mengatasi gangguan tidur adalah memperbaiki kualitas makanan dan minuman.

Jelas bahwa ada makanan dan minuman tertentu yang dapat menyebabkan kesulitan tidur. Contohnya adalah alcohol, kopi dan minuman manis. Membatasi jenis-jenis minuman ini sebelum tidur dapat mengurangi kemungkinan terjangkit kesulitan tidur. Kemudian, makan yang terlalu banyak pada malam hari, atau kelaparan pada malam hari, juga dapat menyebabkan kesulitan tidur.

Makanan apa yang dapat membantu mengatasi kesulitan tidur? Sebenarnya jawaban yang tepat adalah pola makan yang seimbang, baik kualitasnya maupun jumlahnya, serta “timing”nya.

Meskipun demikian, ada beberapa makanan yang daat membantu menyeimbangkan “diet” (pola makan), dan dapat membantu agar terasa nyantai dan kemudian dapat tidur lebih mudah. Jenis-jenis makanan ini antara lain yang banyak mengandung “tryptophan” seperti ayam, telur, kacang, keju, tuna, dan biji-bijian. Minum susu sebelum tidur juga membantu untuk menghindarkan diri dari gangguan tidur. Jenis mineral yang dikonsumsi, misalnya magnesium dan kalsium dapat menyebabkan otot dan syaraf menjadi santai, sehingga dapat membantu pula. Magnesium ini dapat juga membantu dalam mengatasi stress. Mineral magnesium dijumpai pada jenis sayur-sayur hijau, seafood, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Sementara itu, kalsium dapat dijumpai pada seafood, susu dan produknya, serta jenis kacang-kacangan.

Lebih lanjut lagi, konsumsi vitamin C dan Folic Acid, serta vitamin B complex dapat mempertinggi produksi melatonin dan serotonin yang kemudian akan dapat lebih mengatasi gangguan tidur.

globalwarming awareness2007